MyWilayah.com

Bahan Ilmiah Sepanjang Zaman

Informasi Terkini

Mandi Taubat & Rukun Taubat



Mandi taubat sama halnya mandi wajib yaitu dengan membasahi sekujur tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hanya saja niatnya berbeda dan untuk mandi taubat itu hukumnya pula sunnah.


Sebelum lebih lanjut membahas tentang mandi taubat, terlebih dahulu kita mengenal rukun-rukun taubat. Menurut pendapat Abdullah bin Abbas, rukun taubat ada 3 (tiga), diantaranya adalah :


1. Menyesal dalam Hati

Menyesal dalam hati kita yang paling dalam, terhadap apa yang sudah kita lakukan (misalnya maksiat). Hati kita benar-benar menyesali terhadap maksiat yang sudah kita lakukan dan tidak akan mengulangi lagi. Intinya penyesalan dalam hati dan hati kita menyadari bahwa maksiat yang kita lakukan adalah dosa.


2. Dinyatakan dengan Lidah (Mengucapkan Istighfar / Sayyidul Istighfar)

Setelah hati kita menyesali perbuatan maksiat yang telah kita lakukan, kita juga harus menyatakan atau mengucapkan dengan lidah kita, yaitu dengan mengucapkan istighfar


أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ


atau

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ


atau dengan lafadz Sayyidul Istighfar

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ أَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لَايَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ


Artinya :Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan.”


3. Bertekad Kuat Tidak Akan Mengulangi

Setelah menyesali dalam hati dan membaca istighfar, kita harus bertekad kuat untuk diri kita, hati kita bahwa tidak akan mengulangi perbuatan maksiat lagi. Biasanya orang yang benar-benar bertekat kuat ini tidak akan mempan ketika di ajak teman-temannya untuk mengulangi perbuatannya lagi.


Adapun untuk mandi taubat iaitu mandi seperti mandi wajib yakni membasahi sekujur tubuh kita dari ujung kepala hingga ujung kaki tanpa terlewatkan.


Adapun untuk Niat mandi taubat adalah sebagai berikut;


نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِلتَّوْبَتِ عَنْ جَمِعِ الذُّنُوْبِ لِلَّهِ تعَلَ


Artinya: Sengaja aku niat mandi taubat dari segala dosa dhahir dan batin, karena Allah Ta’ala.


Itulah rukun taubat dan niat mandi taubat yang patut kita amalkan, karena sebagai manusia biasa kita pasti tidak luput dari yang namanya dosa, dosa dan dosa. Maka dengan membaca istighfar atua sayyidul istighfar setiap saat serta mandi taubat semoga sedikit demi sedikit dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT. Kita juga dianjurkan untuk melakukan Shoat Sunah Taubat agar supaya taubat kita benar-benar taubatan nasuha


Post a Comment

0 Comments